INTEGRATION OF HEALTH SCREENING AND BREAST SELF-EXAMINATION EDUCATION FOR EARLY DETECTION OF NON-COMMUNICABLE DISEASE RISK IN FEMALE ADOLESCENTS
DOI:
https://doi.org/10.66998/omg.v1i1.5Abstract
Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi penyebab utama kematian dan mulai berkembang sejak usia remaja akibat perubahan gaya hidup yang tidak sehat. Rendahnya kesadaran remaja putri dalam melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) juga meningkatkan risiko keterlambatan deteksi dini kanker payudara. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan derajat kesehatan remaja putri melalui skrining kesehatan dasar dan edukasi SADARI. Metode yang digunakan adalah pendekatan promotif dan preventif melalui pemeriksaan tekanan darah, hemoglobin, glukosa darah, Indeks Massa Tubuh (IMT), dan Lingkar Lengan Atas (LILA), disertai edukasi serta praktik SADARI. Kegiatan dilaksanakan pada 30 April 2026 dengan melibatkan 41 mahasiswa Program Studi D3 Kebidanan Poltekkes Kemenkes Manado. Hasil skrining menunjukkan 56,1% peserta mengalami pra-hipertensi, 24,4% hipertensi ringan, 51,2% memiliki status gizi gemuk atau obesitas, 7,3% mengalami anemia ringan, dan 4,9% termasuk kategori prediabetes. Edukasi dan praktik SADARI meningkatkan pengetahuan serta keterampilan peserta dalam deteksi dini kanker payudara. Kegiatan ini efektif mendukung deteksi dini faktor risiko PTM dan meningkatkan kesadaran kesehatan remaja putri.
Keywords:
skrining kesehatan,, SADARI, , remaja putri, , deteksi dini, , penyakit tidak menularDownloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 OMG: OPTIMALISASI MASYARAKAT GLOBAL

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
